Bagi sebagian orang Indonesia sambal adalah suatu kebiasaan yang tidak dapat dihilangkan dalam hidangan makan. Rasanya ada sesuatu yang tidak lengkap apabila tidak ada menu sambal dalam hidangan makan. Sangat banyak ragam sambal di Indonesia, dari Merauke sampai Sabang. kita mengenal berbagai macam sambal yang berbeda-beda.
Untuk membuat sambal yang sedap dan sehat diperlukan bahan-bahan yang tepat, cobek dan ulekan yang tepat, dan cara mengulek yang tepat. Pemilihan cobek dan ulekan sangat penting karena dapat mempengaruhi rasa yang dihasilkan. Keduanya berperan memberi tekanan ke bawang, cabai, dan bahan lain yang diulek sebagai sambal.
Bagi orang awam, memang agak susah untuk bisa membedakan mana cobek yang terbuat dari batu asli dengan cobek yang terbuat dari cetakan semen. Nah kali ini kami akan memberikan beberapa ciri-ciri cobek yang bukan merupakan batu asli tetapi terbuat dari semen.

Cobek pada gambar diatas merupakan cobek yang terbuat dari cetakan semen yang dicampur dengan pasir dan kerikil. Cobek yang terbuat dari cetakan semen diatas sengaja dicetak agar menyerupai cobek batu asli. Mulai dari warna yang dibuat agak hitam dengan campuran warna hitam dan semen, sampai dibikin semacam campuran kerikil yang agak kasar biar keliatan keset. Bahkan Cobek dari cetakan semen diatas tidak ada bau semen yang tersisa. Campuran pasir dan kerikil pun terlihat homogen seperti cetakan. Disamping juga warnanya yang cenderung tidak natural. Tentu saja Cobek Cetakan semen tidak baik digunakan untuk menghaluskan bumbu.
Beberapa jenis cetakan semen tidak selalu sama dengan contoh Gambar yang saya berikan diatas. Ada yang cetakan semen tapi kerapatannya mirip dengan cobek batu kali yang sedemikian alus, kuat dan licin, disamping warnanya juga hitam mirip batu serta sudah dilakukan polesan dengan menggunakan cutter karena telah dicampur pewarna. Bentuknya pun bisa bermacam-macam, ada yang bulat, ada yang bundar, dan sebagainya. Jadi contoh diatas tidak bisa dijadikan acuan satu-satunya contoh cobek cetakan semen.


Gambar 2 dan Gambar 3 merupakan Cobek Cetakan Semen (tidak batu asli) yang memiliki karateristik agak berbeda dengan contoh sebelumnya. Cobek cetakan semen pada Gambar 2 dan Gambar 3 memiliki kerapatan yang lebih tinggi dibanding Gambar 1. Demikian pula warnanya dibuat lebih hitam dibanding Cetakan Semen Gambar 1. Ini karena Cobek Cetakan Semen Gambar 3 dikasih pewarna hitam agar lebih terlihat seperti batu.
Karena pewarnaan ini cobek ini dilakukan setelah cetakan, maka ketika digunakan cobek dan ulegannya terlihat putih bahkan setelah dicuci dan dibersihkan. Walaupun dalam kasus Cobek cetakan yang diberi warna ini juga bisa tidak terlihat putih setelah digunakan karena pewarnaannya (menggunakan pewarna sandy biasanya) dilakukan sekaligus dalam adonan campuran semen dan pasir (lebih boros pewarna).
Tekstur bagian belakang dari Cobek Cetakan Semen yang ini pun sengaja dibuat semacam ada tatahan padahal itu bukan. Bagi orang awam, sangat mungkin kesulitan membedakannya dengan cobek batu asli. Maka dari itu berhati-hatilah dalam membeli Cobek
Pewarna hitam ini gak melulu untuk Cobek Cetakan Semen. Beberapa Cobek yang diwarnai hitam ini juga bahannya dari Cobek Batu Asli. Kemungkinan biar pembeli lebih tertarik dengan cobek yang diwarnai hitam itu. Soalnya Batu Asli semacam Batu Gunung Merapi, kalau dalam kondisi kering, warnanya keabuan dan gak menarik untuk dilihat. Batu Asli yang diwarnai hitam ini juga gak layak untuk dibeli dan digunakan. Berbahaya itu pewarnanya.
Guna mengetahui apakah cobek yang akan anda beli atau yang sudah anda pakai merupakan cobek cetakan semen atau tidak pastikan anda membandingkannya dengan cobek batu asli. Jika anda sudah terbiasa melihat maka akan mudah mengetahui cobek tersebut terbuat dari cetakan atau tidak. Gambar dibawah ini adalah contoh cobek batu asli terbuat dari Batu Andesit Gunung Merapi yang bisa anda gunakan sebagai pembanding.

Bekas tatahan yang kelihatan disengaja sering membuat pembeli mengira cobek cetakan semen ini merupakan cobek batu asli, padahal bukan. Hati hati kalau membeli cobek. Tidak serta merta yang ada bekas pahatan itu dari batu, itu bisa jadi hanya teknik untuk mengelebahi pembeli.
Sumber:
Tulisan ini kami tulis dari berbagai macam Sumber
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.